0 3 min 3 minggu

Bandar Lampung, Beeoninfo.com
Bandar Lampung mencatatkan namanya dalam peta perkotaan dunia setelah menempati peringkat 395 dari 1.000 kota dalam Global Cities Index 2026 yang dirilis Oxford Economics.

Data resmi Oxford Economics menempatkan Bandar Lampung di posisi 395 dengan skor keseluruhan 46,5. Dalam pemeringkatan tersebut, Bandar Lampung berada tepat di bawah Samsun, Turki, dan satu tingkat di atas Yogyakarta. Makassar tercatat berada di posisi 389.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyambut capaian tersebut sebagai gambaran bahwa perkembangan Kota Tapis Berseri semakin mendapat perhatian dalam konteks perkotaan global.

Menurut Eva, posisi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus membangun Bandar Lampung agar semakin maju, nyaman, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis, 1 Oktober 2026.

Oxford Economics menyusun Global Cities Index dengan menilai 1.000 kota terbesar di dunia melalui lima kategori utama, yakni Economics, Human Capital, Quality of Life, Environment, dan Governance. Masing-masing kategori dinilai dalam skala 0–100 dan kemudian digabungkan menjadi skor keseluruhan.

Pada data Bandar Lampung, lima kategori tersebut masing-masing mencatat skor 47,5 untuk Economics, 38,9 untuk Human Capital, 47,6 untuk Quality of Life, 79,0 untuk Environment, dan 59,1 untuk Governance.

Eva mengatakan capaian tersebut tidak boleh hanya dilihat sebagai angka dalam sebuah pemeringkatan. Menurutnya, hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pemacu pemerintah daerah untuk memperkuat berbagai sektor pembangunan.

“Yang paling penting adalah bagaimana hasil ini menjadi penyemangat untuk terus melakukan pembenahan. Kita ingin Bandar Lampung semakin baik, baik dari sisi pelayanan, kualitas hidup masyarakat, lingkungan maupun tata kelola pemerintahan,” katanya.

Oxford Economics, katanya, tidak sekadar melihat kondisi ekonomi suatu kota. Penilaian juga mempertimbangkan kekuatan sumber daya manusia, kualitas hidup, kondisi lingkungan, serta tata kelola pemerintahan sehingga memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kinerja dan potensi sebuah kota.

“Dengan posisi 395 dunia, Bandar Lampung kini tercatat sebagai salah satu kota Indonesia yang masuk dalam jajaran 400 besar Global Cities Index 2026,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *