0 4 min 23 jam

Bandar Lampung, Beeoninfo.com
Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat struktur organisasi dan kualitas pelayanan publik melalui pelantikan sejumlah pejabat strategis di lingkungan Pemprov Lampung. Pejabat yang dilantik diminta mampu menghadirkan inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin optimal.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional Ahli Utama tersebut dilakukan Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/7/2026).

Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Sekdaprov, ditegaskan bahwa jabatan Pimpinan Tinggi Pratama bukan hanya sebuah kepercayaan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menggerakkan roda organisasi pemerintahan.

Seorang pejabat, kata Gubernur, dituntut memiliki kemampuan manajerial, kompetensi teknis, serta mampu mengelola sumber daya manusia dan anggaran secara efektif untuk menjawab tantangan pemerintahan yang terus berkembang.

“Jabatan ini bukan sekadar bentuk kepercayaan dan kehormatan, melainkan ranah pembuktian kapasitas dan kepemimpinan saudara dalam membawa inovasi dan perubahan nyata,” ujar Sekdaprov saat membacakan sambutan Gubernur.

Selain itu, para pejabat juga diminta mempercepat transformasi digital di lingkungan kerja masing-masing serta menerapkan nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Perhatian khusus diberikan kepada jajaran pengelola rumah sakit. Gubernur menegaskan fasilitas kesehatan merupakan tempat masyarakat menggantungkan harapan ketika berada dalam kondisi rentan sehingga pelayanan harus mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan sisi kemanusiaan.

“Pelayanan rumah sakit haruslah cepat, bijak, dan berwajah humanis. Pastikan tidak ada satu pun pasien yang telantar karena alasan administratif,” pesan Gubernur.

Gubernur juga meminta pengelolaan keuangan dan urusan umum rumah sakit dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab agar fasilitas pelayanan kesehatan dapat berjalan maksimal, sekaligus menjamin kesejahteraan tenaga medis.

Sementara kepada Dokter Ahli Utama yang baru dilantik, Gubernur berharap keahlian yang dimiliki dapat menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Provinsi Lampung.

Selain memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dokter ahli utama juga diharapkan menjadi mentor bagi tenaga medis lainnya melalui inovasi dan pengembangan ilmu kedokteran.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, seluruh pejabat yang dilantik diminta menjaga integritas, menjauhi segala bentuk penyimpangan, menjadi teladan bagi bawahan, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung administrasi pemerintahan yang transparan dan efektif.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/M Tahun 2026 tanggal 25 Mei 2026 dan Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/2430/VI.04/2026 tanggal 17 Juli 2026.

Adapun pejabat yang dilantik yakni Drs. Hery Sadli, M.H., yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, dipercaya sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung.

Kemudian dr. Marzuqi Sayuti, Sp.OG., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. H. Abdul Moeloek, mendapat amanah sebagai Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung.

Selain itu, dr. Putu Junita Palupi, Sp.An., diangkat dalam Jabatan Fungsional sebagai Dokter Ahli Utama pada Pemerintah Provinsi Lampung.

Melalui penguatan organisasi ini, Pemprov Lampung berharap roda pemerintahan semakin efektif dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *