Bandar Lampung, Beeoninfo.com
Kegiatan Sosialisasi ideologi pancasila untuk mengingatkan dan meningkatkan kesadaran dalam menyaring (memfilter) diri agar tidak terjadi hal-hal negatif dalam keluarga dan lingkungan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Bandarlampung, Agusman Arief, dalam acara sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Pengajaran, Senin (24/11/2025).
Masih kata Agusman Arief, adanya sosialisasi ideologi Pancasila untuk mereview kembali bahwa Pancasila sebagai filter bagi diri sendiri, keluarga dan lingkungan dari pengaruh negatif.
Menurutnya, kenapa masyarakat diingatkan kembali dalam ideologi Pancasila? Karena, kondisinya saat ini perkembangan jaman yang semakin canggih dan era yang selalu berubah-ubah maka diingatkan bahwa pancasila adalah pemersatu bangsa Indonesia yang merupakan Pancasila sakti.
“Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, kita bisa menyaring tindakan dan keputusan sehari-hari agar selalu dengan nilai-nilai luhur. Maka dari itu, mari kita menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Nah, terjadinya kasus-kasus seperti bullying yang terjadi pada anak SMA di pulau Jawa dan dilampung sendiri baru baru ini terjadi khusus nya di SNAN 9 Bandarlampung yang menimpah anak tukang Rongsokan dan dipulau Jawa mengancam dengan membawa bom, jika anak tersebut diajarkan nilai-nilai ideologi Pancasila, maka tidak akan terjadi bullying dan juga tidak akan terjadi ancaman seperti aksi terorisme.
“Maka kita hadir disini agar sama-sama kita memberikan pemahaman kepada keluarga terutama anak kita, nilai ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari,” terangnya.
Sementara, hadir dalam kesempatan itu, dua narasumber yang mengisi materi yakni MI Darma Setiyawan yang merupakan politisi Partai Gerindra dan juga mantan Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dan Okta Ainita, SH., MH., merupakan Akademisi salah seorang dosen Universitas Bandar Lampung yang mengangkat tema cara kita mengamalkan dan mengiplentasikan nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari dan beradaptasi dilingkungan kehidupan kita khususnya dilingkungan masing masing ungkapnya. (*)

