0 4 min 5 bulan

Bandar Lampung, Beeoninfo.com

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung terus merapatkan barisan. Melalui agenda silaturahmi bersama para senior dan kader, PAN menegaskan keseriusannya menata langkah politik ke depan, bukan sekadar bertahan, tetapi bersiap menjemput momentum.

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., menyebut pertemuan tersebut sebagai ruang strategis untuk menyambung tali perjuangan, memohon doa, sekaligus menyerap arahan para senior demi kebesaran partai.

“Silaturahmi ini bukan seremoni. Kami datang untuk mendengar, belajar, dan meminta arahan. PAN Bandar Lampung kami yakini punya masa depan cerah. Matahari PAN akan terus bersinar,” ujar Firmansyah.

Ia menegaskan, masukan para senior sangat penting, bukan hanya untuk menghadapi agenda pemilu dan pilkada, tetapi juga sebagai kompas perjuangan PAN dari tingkat kota hingga provinsi. Arah itu, kata dia, harus dirumuskan sejak sekarang.

Firmansyah juga mengungkapkan rencana agenda lanjutan berupa silaturahmi dengan Pimpinan Wilayah dan Daerah Muhammadiyah (PWM–PDM) Kota Bandar Lampung, serta roadshow lintas partai. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari refleksi menuju tahun 2026 penentuan arah ke mana wajah Kota Bandar Lampung akan dibawa.

Nada optimisme turut disampaikan Ketua DPW PAN Provinsi Lampung, H.M. Hazizi, S.E. Ia berharap pertemuan ini menjadi titik awal kebesaran PAN ke depan.

“PAN Kota Bandar Lampung punya sejarah. Pernah melahirkan wakil wali kota. Ke depan, bukan tidak mungkin PAN melahirkan wali kota,” kata Hazizi, sembari menekankan pentingnya hidayah dan sinar matahari PAN tetap terjaga.

Tantangan Politik dan Soliditas Internal

Senior PAN Lampung, Suminto Martono, menilai tantangan politik ke depan akan terus berubah. Namun, ia berharap grafik perjuangan PAN tidak stagnan, melainkan terus meningkat.

“Tujuan PAN bukan sekadar menempatkan kader di kursi dewan. PAN harus benar-benar berkibar dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Senada, Irfan Nuranda Djafar mengapresiasi kehadiran para senior, termasuk Edison, mantan Ketua DPD PAN Bandar Lampung. Ia menekankan pentingnya soliditas dan konsistensi dalam kepengurusan baru.

“Dengan barisan yang dirapatkan dan kebersamaan yang dijaga, matahari PAN akan terus bersinar,” tegasnya.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan kader PAN Lampung, di antaranya Suminto Martono, Irfan Nuranda Djafar, Zainabun, mantan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Thobroni Harun, Iswan Cahya (Sekretaris DPW PAN Lampung), Ahmadi Nasir, Yusiwan, Wahyu Lesmono, Enita, Edison Hajar, Erwan Erwansyah, Alimudin, Ananto Pratomo, hingga Marpen Effendi.

Dalam pandangan Thobroni Harun, kebersamaan yang dibangun dengan niat khidmat merupakan modal penting bagi masa depan PAN.

“Matahari PAN harus tetap dikenang dan dijaga sinarnya. Terkadang ego dan hati harus dikesampingkan demi kepentingan masyarakat yang lebih luas. Selama tujuannya untuk kebaikan bersama, PAN harus tetap bersinar,” ujarnya.

Silaturahmi ini bukan sekadar temu kader. Ia menjadi penanda bahwa PAN Bandar Lampung tengah membaca ulang peta politik, menata ulang langkah, dan bersiap memainkan peran yang lebih besar dalam menentukan arah kota. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *