Nasional, beeoninfo.com
Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto melakukan pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pergantian ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Presiden pada Selasa, (02/06).
Ironisnya, pergantian posisi ini dilakukan setelah Dadan Hidayana mengungkapkan rencananya untuk melakukan ekspansi MBG ke Arab saudi dimana rencananya para penerima manfaat adalah sekolah – sekolah yang melayani pendidikan anak dari pekerja Migran Indonesia.
Mensesneg dalam pidatonya mengatakan, pergantian ini berdasarkan evaluasi dan monitoring yang dilakukan oleh Presiden Prabowo sendiri.
“Tentunya setelah melakukan evaluasi dan monitoring bapak Presiden Prabowo mendapat banyak catatan – catatan. Dimana harapannya setelah pergantian ini catatan – catatan tersebut dapat diperbaiki dengan segera” Terang Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di kantor Istana Presiden.
Mensesneg juga menegaskan, jika saat ini sedang dilakukan audit internal terkait adanya dugaan praktik jual beli titik dapur MBG.
“Itu adalah bagian dari evaluasi dan monitoring dan saat ini kita sedang melakukan audit internal” Kata Prasetyo Hadi.
Pemerintah sendiri memastikan perubahan Kepala BGN ini tidak akan mempengaruhi atau menghambat pelaksanaan program MBG di Indonesia saat ini.
Dalam susunan kepemimpinan terbaru, Nanik S Deyang ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Sementara itu, posisi wakil kepala yang sebelumnya dijabat Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya kini diisi oleh Agustina Arum Sari serta Mayjen TNI Trenggono.

