0 2 min 4 minggu

Nasional, beeoninfo.com

Setelah beberapa hari menghilang dan mangkir dari rapat bersama DPR RI, Menteri Agraria Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (ATR/BPN) Nusron Wahid juga kemudian diterpa dengan isu jika dirinya menyatakan mundur dari jabatannya saat ini.

Isu ini berkembang liar ditengah badai prahara kasus besar hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu yang berhasil mengamankan empat orang yang diyakini adalah orang – orang dekat dan kepercayaan Nusron Wahid.

Menanggapi hal itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN Uunk Din Parunggi menegaskan informasi mengenai pengunduran diri Nusron Wahid tidak pernah disampaikan oleh yang bersangkutan.

“Pak Menteri (Nusron Wahid) tidak ada pernyataan hal tersebut,” kata Uunk di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Uunk juga menegaskan Kementerian ATR/BPN memastikan seluruh layanan pertanahan dan tata ruang tetap berjalan normal serta terus berfokus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kementerian ATR/BPN tetap fokus meningkatkan pelayanan pertanahan,” Terang Uunk.

Nusron Wahid sendiri pada akhirnya muncul ke publik setelah sekian lama menghilang sejak OTT KPK dan pemeriksaan berjalan di tubuh Kementrian ATR/BPN.

Nusron Wahid menyatakan jika pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan membantu semaksimal mungkin.

“Pertama kami menghormati apa yang diproses oleh Aparat Penegak Hukum dalam hal ini KPK,” kata Nusron kepada jurnalis, dikutip dari Instagram resmi ATR/BPN, Jumat (18/9/2026).

“Kami juga akan mengikuti, dan kami akan membantu proses yang ada di sini. Semoga dengan kejadian ini, ada proses percepatan perbaikan pelayanan di internal kantor ATR/BPN,” ungkap Nusron.

“Kita ikuti prosesnya ini, dan kami serahkan sepenuhnya ke KPK sebagai APH,” sambung Nusron.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *