Bandar Lampung, Beeoninfo.com
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung kembali melakukan langkah penyegaran organisasi dengan merotasi 51 kepala sekolah SMA dan SMK Negeri yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten/kota.
Kebijakan ini disebut sebagai upaya memperkuat kinerja satuan pendidikan serta meningkatkan mutu layanan pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP, M.H mengatakan, rotasi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam birokrasi untuk menjaga dinamika organisasi tetap sehat.
Ia menegaskan, pergantian posisi ini bukan sekadar administrasi, melainkan bagian dari strategi penyegaran agar para kepala sekolah dapat bekerja lebih optimal di lingkungan baru.
“Ini bagian dari penyegaran supaya mereka bisa meningkatkan kinerja dan lebih adaptif dalam menjalankan tugas,” ungkapnya, Selasa (14/42026).
Thomas juga meminta para kepala sekolah yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri, memperkuat koordinasi dengan tenaga pendidik, serta memastikan pengelolaan sekolah berjalan secara transparan dan akuntabel.
Menurutnya, fokus utama dari kebijakan ini tetap pada peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan terhadap peserta didik.
Dari sisi lain, Ketua Dewan Pendidikan Lampung, Syafrimen, menilai rotasi tersebut sebagai langkah normal dalam pengelolaan organisasi pendidikan.
“Pergantian jabatan adalah hal yang wajar dalam rangka menjaga semangat kerja dan meningkatkan efektivitas,” katanya.
Dengan adanya rotasi ini, pemerintah daerah berharap terjadi peningkatan inovasi dan kinerja di lingkungan sekolah, sehingga mutu pendidikan di Provinsi Lampung dapat terus berkembang. (*)

