0 3 min 2 minggu

Beeoninfo.com
Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung menyelenggarakan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) untuk Pembelajaran di Sekolah yang dilaksanakan di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Adapun, dalam kegiatan tersebut diikuti oleh para peserta guru baik dari jenjang  Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Menurut Kepala BGTK Provinsi Lampung, Hendra Apriawan, S.T, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengoptimalkan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.

“Ini merupakan implementasi L-Sinergi GTK, sebuah model kolaborasi multipihak yang melibatkan BGTK Provinsi Lampung, pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta media,” ungkapnya, Selasa (7/7/2026).

Hendra menambahkan, dalam pelatihan ini turut menghadirkan menghadirkan fasilitator yang berasal dari Guru Pejuang Digital serta dosen dari tujuh perguruan tinggi di Provinsi Lampung, yaitu Universitas Lampung, Universitas Bandar Lampung, Universitas Muhammadiyah Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Muhammadiyah Pringsewu, Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, dan STKIP PGRI Bandar Lampung.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara praktisi pendidikan dan akademisi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru,” jelasnya.

Lanjut Hendra, melalui kemitraan yang berkelanjutan, L-Sinergi GTK diharapkan, mampu memperkuat ekosistem pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di Provinsi Lampung.

Setiap kelas diikuti oleh 30 peserta, dengan total 22 kelas yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Jumlah kelas disesuaikan dengan jumlah pendaftar yang memenuhi persyaratan

Proses pendaftaran dilaksanakan secara terbuka melalui media sosial dan laman resmi BGTK Provinsi Lampung sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh guru untuk berpartisipasi.

“Antusiasme guru terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 2.720 guru mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan, jauh melebihi kuota yang tersedia,” jelasnya.

Hendra juga menerangkan, tingginya minat tersebut menunjukkan besarnya semangat para guru untuk meningkatkan kompetensi dalam pembelajaran digital, meskipun kegiatan ini tidak menyediakan uang transport maupun uang harian bagi peserta.

Melalui kegiatan ini diharapkan para guru mampu memanfaatkan Papan Interaktif Digital secara optimal dalam proses pembelajaran, menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik, sekaligus mendukung percepatan transformasi pembelajaran digital di satuan pendidikan.

“Semoga  kolaborasi melalui L-Sinergi GTK dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi model kemitraan yang mampu mengintegrasikan potensi serta sumber daya yang dimiliki setiap pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan menjadipola terbaik dalam peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan di Provinsi Lampung,” pungkasnya. (*/Harry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *