Jakarta, beeoninfo.com
Fenomena pemasangan pagar disekitaran mall Jakarta menjadi perbincangan seru di media sosial. Salah satu contoh adalah Mall Kota Kasablanka (Kokas) yang terpantau oleh netizen telah berdiri pagar setinggi 2, 5 meter.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (31/7/2026), pagar besi tersebut terpasang sepanjang kurang lebih 100 meter, membentang dari pintu masuk utama hingga area pintu keluar. Kehadiran pagar tinggi ini sempat memicu spekulasi di media sosial, di mana netizen mengaitkannya dengan persiapan pengamanan menghadapi isu kerusuhan atau demonstrasi besar.
Bukan hanya Mall Kokas, Beberapa mal besar di Jakarta hingga Surabaya juga dikabarkan memasang pagar dengan tinggi sekitar 2,5 hingga 3 meter, antara lain Mall Gandaria City di Jakarta, Pakuwon Mall Surabaya, Pakuwon City Mall, Royal Plaza, dan Tunjungan Plaza di Surabaya.
Fenomena inipun tak luput dari perhatian Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Beliau menyikapinya dengan sedikit gerah dan meminta pada pemilik Mall untuk segera mencabut pagar – pagar tersebut.
“Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati, mungkin bagian dari kekhawatiran tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” kata Pramono di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis (31/7/2026) dikutip dari liputan6.com.
Pramono juga menduga jika pemasangan itu adalah bentuk kekhawatiran akan terjadinya aksi massa besar – besaran yang isunya sudah tersebar akan terjadi Agustus tahun ini.
“Ya kekhawatiran (aksi massa) seperti bulan Agustus tahun lalu. Tapi mudah-mudahan nggak. Saya yakin nggak, saya yakin nggak,” pungkas Pramono.
Pramono juga berjanji akan melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, aparat penegak hukum lainnya.
“Kami akan menjaga Jakarta mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman dan membuat kegembiraan bagi siapapun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M,” jelas Pramono.

