0 3 min 1 bulan

Jawa Barat, beeoninfo.com

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi atau biasa disebut singkatan KDM kembali membuat sayembara. Setelah Sayembara menangkap begal sempat heboh dan mendapat berbagai kecaman, kini KDM membuat sayembara untuk menekan penjualan Tramadol dan obat keras tertentu (OKT) lainnya.

Tujuan dari sayembara ini adalah untuk menekan serta upaya lain pemberantasan obat – obatan keras yang disalahgunakan serta peredaran obat terlarang lainnya.

Dalam sayembara itu, warga diminta aktif melaporkan keberadaan penjual tramadol ilegal maupun warung minuman keras tanpa izin, bahkan dijanjikan hadiah bagi mereka yang memberikan informasi melalui jalur resmi atau media sosial.

“Kami sampaikan ya sekarang ini banyak yang menjual tramadol dan warung-warung minuman keras ilegal. Bagi siapa yang bisa memposting, menceritakan warung-warung tramadol di media sosial, saya akan kasih hadiah juga. Ayo kita ramaikan media sosial dengan menayangkan orang-orang yang berjualan dan merusak moral anak-anak di Jabar,” kata Dedi Mulyadi, dikutip dari suarajabar.id Senin (3/8/2026).

Di sisi lain, upaya pemberantasan obat keras tertentu dan minuman keras ilegal juga mendapat dukungan dari Kepolisian Daerah Jawa Barat. Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto telah menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian di tingkat polres untuk memperkuat koordinasi dalam menangani penyalahgunaan narkotika, obat keras tertentu, serta peredaran minuman keras ilegal.

Sayembara inipun kemudian sontak menjadi viral dan kemudian mendapat perhatian dari salah satu akun yang berdasar dari hasil penelusuran memang bergerak aktif di isu – isu besar termasuk didalamnya isu peredaran Tramadol yang sangat massif.

Akun Instagram bernama badanperwakilannetizen2 kemudian merespon cepat sayembara KDM. Dalam postingannya, akun tersebut kemudian menampilkan slide – demi slide gambar wajah diduga pelaku – pelaku utama penyebaran Tramadol.

“Kang @dedimulyadi71 kami harap omongan kang dedi bukan cuma omon-omon. Itu kami spil langsung otak-otak dibalik maraknya peredaran madol di Jawa Barat.” Tulis akun tersebut.

Sontak tidak menunggu lama ribuan netizenpun memberikan komentar dipostingan tersebut dan banyak yang menandai atau menyebut nama akun KDM dikomentarnya..

Tercatat saat info ini ditulis, terdapat angka 37, 5 ribu menyukai postingan, 3.547 memberi komentar dan 2.934 lainnya melakukan posting ulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *