0 2 min 3 minggu

Nasional, beeoninfo.com

Video challenge hafalan Alquran yang disebut menawarkan minuman keras sebagai hadiah di konser The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara, tengah menjadi sorotan. Polda Metro Jaya kini turun tangan untuk menyelidiki aktivitas yang viral tersebut karena diduga berkaitan dengan dugaan penistaan agama.

Polisi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang dianggap mengetahui atau terlibat dalam kegiatan tersebut. Event organizer (EO) dan master of ceremony (MC) acara menjadi pihak yang dipanggil untuk memberikan klarifikasi kepada penyidik pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyidik telah menjadwalkan klarifikasi terhadap EO dan MC yang bertugas dalam acara tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas bagaimana challenge tersebut dapat berlangsung di tengah festival musik.

Selain meminta keterangan dari EO dan MC, polisi juga berkoordinasi dengan penyelenggara The Sounds Project serta pihak yang mengelola booth minuman yang diduga menjadi lokasi challenge. Langkah tersebut dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan yang terekam dalam video viral.

Penyidik selanjutnya akan melengkapi administrasi penyelidikan sebelum menentukan langkah berikutnya melalui gelar perkara. Masyarakat yang memiliki informasi atau ingin melaporkan kejadian tersebut juga dipersilakan menyampaikan laporan kepada kepolisian.

Kasus ini bermula dari beredarnya video aktivitas di salah satu booth produk minuman keras dalam festival musik The Sounds Project. Dalam rekaman yang beredar, pengunjung terlihat mengikuti tantangan menghafalkan salah satu surah dalam Alquran.

Surah yang digunakan dalam challenge tersebut adalah Surah Ad-Dhuha. Pengunjung yang berhasil menyelesaikan tantangan disebut mendapatkan hadiah berupa produk minuman keras.

Video tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial karena memperlihatkan kegiatan bernuansa keagamaan yang dikaitkan dengan promosi produk minuman keras. Polisi kini tengah mendalami pihak-pihak yang terlibat serta mekanisme pelaksanaan kegiatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *