0 3 min 3 minggu

Bandar Lampung, Beeoninfo.com
Ada amanah besar yang kini berada di pundak Paskibraka Provinsi Lampung 2026. Bukan hanya berdiri tegap dan mengibarkan Sang Merah Putih, mereka dipercaya mampu menjadi simbol generasi muda yang menjunjung disiplin, integritas dan kecintaan kepada bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat mengukuhkan Paskibraka Provinsi Lampung Tahun 2026 di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (15/8/2026). Pengukuhan tersebut dirangkai dengan penyerahan Duplikat Bendera Pusaka.

Jihan meminta para anggota Paskibraka memahami bahwa tugas yang akan mereka jalankan pada upacara kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan.

Di balik kain Merah Putih yang akan mereka kibarkan, terdapat sejarah panjang perjuangan bangsa. Ada pengorbanan para pahlawan yang harus terus dihormati oleh generasi penerus.

“Ketika nanti kalian berdiri di lapangan, lakukan dengan penuh rasa hormat. Yang sedang kalian jaga bukan hanya sekadar bendera, tetapi kalian semua menjaga kehormatan bangsa,” tegas Jihan.

Ia kemudian menitipkan tiga pesan penting kepada para Paskibraka. Pertama, menjalankan setiap tugas dengan sungguh-sungguh dan memberikan kemampuan terbaik. Kedua, tidak takut menghadapi tekanan selama latihan karena proses tersebut menjadi bagian dari pembentukan mental dan karakter.

Pesan ketiga adalah menjaga kekompakan.

Menurut Jihan, Paskibraka merupakan sebuah tim. Setiap anggota memiliki peran yang saling berkaitan sehingga satu langkah yang tidak seirama dapat memengaruhi seluruh barisan.

“Kalian membawa nama orang tua, daerah, dan sekolah masing-masing, serta membawa nama Provinsi Lampung di pundak kalian,” ujarnya.

Jihan meminta para anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan tenang, percaya diri dan saling memperkuat satu sama lain.

Ia juga mengingatkan bahwa pengalaman menjadi Paskibraka hendaknya tidak berhenti setelah upacara selesai. Nilai disiplin, tanggung jawab, keberanian, kerja sama dan integritas yang diperoleh selama proses pembinaan harus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.

“Indonesia menaruh harapan besar di pundak adik-adik sekalian dari tanah Sai Bumi Ruwa Jurai ini,” katanya.

Menurut Jihan, proses panjang yang dilalui Paskibraka bersama para pembina, pelatih, pamong dan panitia merupakan investasi penting dalam membentuk generasi muda Lampung.

Pembinaan Paskibraka, kata dia, bukan sekadar latihan baris-berbaris. Di dalamnya terdapat proses membangun mental, kedisiplinan, kepemimpinan, integritas serta kecintaan terhadap Tanah Air.

Momentum pengukuhan tersebut juga dimanfaatkan Jihan untuk mengajak generasi muda memaknai kemerdekaan secara lebih luas. Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kepedulian dan kepekaan terhadap masyarakat yang masih menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

Semangat Merah Putih, lanjutnya, tidak cukup hanya terlihat ketika bendera dikibarkan. Semangat itu harus hadir melalui sikap saling menghargai, membantu sesama dan menjaga persatuan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *